Desak Presiden Jokowi untuk Lindungi Hak Kebebasan Berekspresi dan Berpendapat Orang Asli Papua!

Victor Yeimo terancam hukuman penjara selama 20 tahun hingga seumur hidup setelah ia ditangkap, ditahan secara sewenang-wenang, dan didakwa melanggar Pasal 106 KUHP tentang makar dan Pasal 110 KUHP tentang pemufakatan makar. Selama berada di dalam tahanan, kondisi kesehatan Victor kian memburuk karena dia ditempatkan di sel isolasi yang sempit dengan ventilasi yang tidak memadai. Tim kuasa hukum Victor telah mengajukan permohonan agar Victor diberikan penangguhan penahanan atau dijadikan tahanan rumah, namun permohonan tersebut tidak dikabulkan oleh hakim meskipun dokter telah memberikan surat rekomendasi agar Victor dapat melakukan rawat jalan.

Setiap orang yang hak asasinya telah diambil secara tidak adil harus mendapat keadilan.

Bantu kami desak Presiden Joko Widodo untuk lindungi hak orang asli Papua dari segala bentuk rasisme, diskriminasi, dan serangan terhadap kebebasan berekspresi dan berpendapat!

 

Salam solidaritas, 

Amnesty International Indonesia

    Showing 1 reaction

    • Thalitha Yuristiana
      published this page 2022-07-14 13:37:41 +0700